home

5 Tempat Yang Menyimpan Warisan Budaya Kota Malang


Taukah anda mengenai Malang Heritage ? Ya, Malang Heritage adalah warisan budaya Malang. Di kota Malang masih banyak terdapat warisan - warisan berupa budaya - budaya tempo doloe. Banyak tempat - tempat yang menyimpan warisan warisan budaya Malang seperti :

1. Museum Ganesya
 
Ganesya adalah salah satu museum edukasi yang menyimpan sejarah Malang, museum ini berada di Hawai Water Park Malang tepatnya berada di sebelah selatan exit tol Singosari, Karanglo, Kabupaten Malang dan arti Ganesya sendiri bermakna Gelar Indonesia Budaya.
Di dalam museum ini disuguhkan seperti artefak pusaka tradisional, keris, arca,prasasti - prasasti dan masih banyak warisan dan peninggalan lainnya.
Di museum Ganesya ini juga menghadirkan kebudayaan Indonesia terkait dengan seni topeng, wayang, dan khasanah Panji dari tradisional hingga modern. Seperti topeng Panji, Majapahit, Menak, dan wayang kulit, krucil, klitik, beber, gedog, kesenian reog Ponorogo, gamelan, serta wayang golek Wali Songo, dan wayang Potehi Laksamana Cheng Ho.

2. Museum Malang Tempo Doeloe
 
Museum Malang Tempo Doeloe adalah salah satu museum di Malang yang menghadirkan bagaimana suasana dan gambaran Malang di masa lampau. Museum ini berlokasi di Jl. Gajahmada atau lebih tepatnya belakang balai kota Malang. Selain itu adapun keunikan dari museum ini yaitu pembagian periode waktu yang disesuaian dengan urutan sejarah dari Kota Malang. Pertama, adalah di jaman purbakala yang berlangsung sekitar -+1,5 juta tahun yang lalu.
Selain itu juga ada banyak sekali benda-benda purbakala yang dulu digunakan oleh manusia purba untuk bertahan hidup dan juga terdapat fosil-fosil purba. Kedua, anda akan menemukan suasana kerajaan-kerajaan yang dulu pernah berjaya di Malang, seperti Kerajaan Singasari, Kerajaan Kediri, dan Kerajaan Kanjuruhan yang menjadi bagian dari penemuan pondasi pertama yang ditemukan oleh Pemerintah Hindia Belanda tahun 1716. Di dalam museum ini juga disuguhkan dengan berbagai peninggalan - peninggalan seperti keris, buku-buku, prasasti dan patung-patung lilin dirancang se-hidup mungkin, batu bata kuno yang konon berasal dari jaman Kerajaan Majapahit, naga berkepala wanita, patung ganesha, dwarapala, arca-arca, ilustrasi gua yang menggamarkan tentang tempat bertapa Ken Arok, dan masih banyak koleksi lainnya. Setidaknya, ruangan ini memberi gambaran yang cukup jelas tentang sejarah Kota Malang di masa lalu.

3. Museum Brawijaya 

 
Selain itu di Malang juga terdapat Museum Brawijaya, museum ini menyajikan sejarah kemerdekaan Indonesia yang ada di kota Malang. Di dalam museum ini terbagi atas 5 area utama yang digunakan untuk menyimpan peninggalan - peninggalan sejarah itu diantaranya yang pertama taman senjata, di dalam taman senjata ini terdapat koleksi benda-benda sejarah antara lain tank, sejata api hasil rampasan dari penjajah, meriam, dan ada juga patung jendral Sudirman yang dibuat dg tujuan untuk mengenang jasa-jasa Panglima Jendral Sudirman.
Yang kedua adalah ruang Lobi, di ruangan ini terdapat 3 koleksi sejarah yang bisa dilihat pengunjung, yaitu relief penugasan pasukan Brawijaya, relief kekuasaan kerjaan Majapahit dan lambang-lambang kesatuan negara Indonesia. Yang ketiga adalah ruang 1, yang berisi koleksi benda bersejarah antara tahun 1945-1949. Yang keempat adalah ruang 2, yang berisi benda-bendar sejarah sejak tahun 1950 hingga sekarang. Dan yang terakhir adalah halaman tengah, ruangan ini berupa halaman terbuka yang di sana terdapat 2 benda bersejarah yaitu Gerbong Maut dan perahu Sigigi. Museum Brawijaya berlokasi di Jl. Ijen No.25 A, Gading Kasri, Kec. Klojen, Kota Malang.

4. Museum Singhasari
 
Museum Singhasari ini berlokasi di Krajan, Klampok, Kec. Singosari, Malang. Di dalam museum ini anda akan menemukan berbagai replika - replika peninggalan sejarah juga seperti Arca Ganesha, Arca Nandiswara, Arca Mahakala dan Arca Manisha. Selain itu ada juga miniatur - miniatur prajurit dan berbagai topeng khas Malang yang menghiasi. Selain benda - benda anda juga akan tersuguhkan keindahan dari arsitektur bangunan yang mencerminkan suasana di masa lalu.

5. Kampoeng Heritage Kajoetangan Malang
 
Di Kampung ini terdapat berbagai macam bangunan semasa kolonial belanda dan beberapa spot lainnya yang bernuansa kembali ke doloe. Beberapa bangunan khas kolonial di Kampoeng Heritage Kajoetangan ini sedikit berbeda dengan rumah-rumah tua di jalan Ijen. Bukan rumah mewah dengan halaman besar, sebagian besar hanyalah bangunan sederhana tapi berusia puluhan tahun. Kabarnya, destinasi ini diklaim sebagai perkampungan ala kolonial yang masih terjaga dengan baik. 

Selain 5 diatas masih ada beberapa tempat lagi yang masih mnyimpan warisan budaya Malang sendiri, dan jika kita kembali berfikir dan mencari akan ada salah satu tempat di Malang yang masih terjaga keaslian Heritage Malangnya.


arief-arsitek


Tautan media yang lain