home

5 Wisata Ter-Ekstrim Di Indonesia


1.Kereta Gantung Pantai Timang


 
Letak dari obyek wisata yang satu ini adalah di Yogyakarta, tepatnya desa Purwodadi, kecamatan Tempus, Gunung Kidul. Di sini adalah kawasan yang banyak dijumpai nelayan lobster/udang.

Mungkin ada yang belum mengetahui bahwa di pantai Timang ini ada satu wisata ekstrim. Ya, kereta gantung! Ah, cuma kereta gantung saja, di mana ekstrimnya? Eitts … yang satu ini bukan kereta gantung biasa, lho.

Jika di bayangan kita terlintas kereta dengan teknologi mesin tarik, tepislah bayangan tersebut. Karena kereta gantung pulau Timang masih tradisional. Ada di ketinggian 50 meter dan jaraknya sejauh 100 meter. Kereta ini sebenarnya merupakan sarana transportasi yang dipakai oleh nelayan setempat untuk menu karang besar di seberang.

Akan tetapi karena ekstrimnya yaitu : kereta hanya terbuat dari kayu, saat melintas di atas laut percikan air sampai ke badan kita dan ombak terkadang membasahi tubuh, paling ekstrim lagi kereta ini cuma memuat satu penumpang setiap kali penyeberangan (tak bisa beramai-ramai) banyak wisatawan berminat menjajalnya walau akses ke pantai Timang tergolong sulit.

Perlu diperhatikan, ya, bahwa kereta gantung pantai Timang bukanlah tempat wisata yang resmi, jadi tidak ada asuransi atau jaminan apabila terjadi sesuatu pada kita ketika mencoba sensasi ekstrim menyeberang pakai kereta gantung tradisional.

2.Berselancar Seru di Kepulauan Mentawai

Selancar seru ini bisa kita lakukan ketika berkunjung ke kepulauan Mentawai. Wilayah yang letaknya sekitar 150 km di samudera Hindia, Mentawai. Memiliki beberapa pulau utama terdiri dari : Pagai Utara, Pagai Selatan, Sikakap, Sibora. Obyek wisata pantai yang indah bisa kita nikmati di sini.

Tak sebatas itu saja, ombak yang tinggi (1,5-4,5 meter) termasuk dalam salah satu ombak yang terbaik di nusantara ini. Dan banyak ragam karakteristik ombak Mentawai membuat wisatawan domestik maupun internasional tertarik untuk menjajal rasa selancar di Mentawai.

Dengan 72 titik lokasi berselancar, dengan 49 titik masuk menjadi kategori eksklusif, dapat memuaskan para peselancar yang berkunjung. Jadi, bagi anda yang hobi berselancar, silakan datang ke Kepulauan Mentawai

3.Panjat Tebing Ekstrim di Lembah Harau


 
Para pecinta panjat tebing atau pemanjat tebing profesional pasti tidak asing lagi mendengar nama Lembah Harau, Sumatera Barat.
Ya, benar! Ini disebut-sebut sebagai surga bagi para pemanjat tebing Indonesia. Lokasi tepatnya adalah di kota Payakumbuh, sekitar 2 jam dari kota Padang.
Ketinggian lembah hingga 300 meter dan disekelilingnya terdapat beberapa bukit, seperti bukit Singkarat, Tarangtang, bukit Jambu, dan Air Putih. Spesies di lembah Harau adalah monyet berekor panjang. Di lereng tebing juga dijumpai kolam alami yang terbentuk dari beberapa air terjun yang mengalir dari bagian atas tebing tersebut. Nama air terjunnya yaitu Sarasa Ayeloluyi, Sarasa Murai, Sarasa Bunta, Sarasa Ayeange.

4.Pendakian gunung Anak Krakatau


 
Gunung Anak Krakatau terdapat di Lampung. Gunung ini terbentuk akibat letusan Krakatau yang terjadi di tahun 1883. Sebanyak dua per tiga pulau Krakatau, tempat berdirinya gunung Krakatau tenggelam ke lautan dan sisanya adalah pulau kecil bernama Anak Krakatau.
Gunung Anak Krakatau memiliki ketinggian 230 meter di atas permukaan air laut dan mempunyai pasir vulkanik berwarna hitam. Jadi saat kita mendaki, akan sedikit merasa kerepotan karena pijakan yang berupa pasir vulkanik gampang merosot dan tidak kokoh. Ketika pendakian, kita tidak perlu khawatir karena akan ditemani oleh petugas cagar alam.

Namum perlu diperhatikan, batas pendakian hanya sampai ke dekat kubah demi alasan keselamatan. Tapi pemandangan dari lereng juga sangat indah, kok. Tampak hamparan biru laut selat Sunda membentang dengan pulau-pulau kecil di sekelilingnya.
    
5.Jalan-jalan di kuburan Trunyan


 
Lokasi tepat kuburan Trunyan adalah Bangli, Bali. Atau di sisi danau Batur yang dekat dengan gunung Batur. Untuk menuju ke kuburan Trunyan wisatawan dapat naik perahu dari dermaga Kedisan. Ada dua orang penjaga, yang salah satunya bermain gamelan.

Kita tidak dipungut biaya jika hendak menjelajah kuburan Trunyan. Tetapi hanya perlu mengisi buku tamu dan memberikan sumbangan seikhlas kita.
Apa yang ekstrim dari kuburan Trunyan? Kuburan ini tidak sama dengan kuburan lain. Tidak ada gundukan tanah pekuburan, namun kita akan menemukan tengkorak di sana-sini.


arief-arsitek


Tautan media yang lain