home

Berwisata Ke Pantai Yang Satu Ini Di Jamin Anda Sangat Merasa Terpuaskan


Kata pantai kayaknya kurang pas untuk sebutan tempat ini, karena Kedung Tumpang hanyalah gugusan tebing karang yang membentang luas sisi barat pantai Blabak hingga sisi timur pantai Glogok dan memang tidak memiliki hamparan pasir. Namun Kedung Tumpang bukanlah sekedar gugusan tebing karang biasa, tapi di sepanjang gugusan tebing karang tersebut terdapat beberapa kolam-kolam alami yang terbentuk cekungan akibat erosi oleh ombak laut, dan cekungan itu pula ombak-ombak yang mengisi air di cekungan-cekungan tersebut,  dimana kolam-kolam tersebut sangat jernih, cantik, dan eksotis yang akan menggoda siapapun untuk berenang di dalamnya dan keindahannya. Untuk waktu yang tepat untuk berenang di cekungan adalah disarankan bagi kawan-kawan datanglah pada saat air laut sedang surut yaitu di pagi hari. Karna kalau air laut sedang pasang kita tidak diperbolehkan untuk berenang karna ombak disekitar karang sangatlah kencang dan sangat berbahaya untuk berenang. Tapi belum lengkap rasanya bila datang ke Kedung Tumpang tidak nyebur… wkwkwk

Karena kawasan wisata ini masih cukup terbilang baru di masyarakat, akses jalan menuju tempat wisata ini pun agak susah. Hanya roda dua yang bisa mengakses tempat ini, kendaraan roda empat pun bisa namun kendaraannya harus dipakirkan di perkampungan warga setelah itu bisa di lanjutkan dengan naik ojek yang disediakan warga sekitar. Untuk kendaraan roda dua bisa sampai atas, setelah itu kendaraan parkir di gubuk dan dilanjutkan dengan jalan kaki. 

Untuk tarif masuk ke Kedung Tumpang sebesar Rp.5.000 rupiah, untuk ke Kedung Tumpang kalian menjumpai percabangan jalan. Kedua jalan ini sama-sama mengarah ke Kedung Tumpang, bedanya percabangan kiri jalannya lebih landai namun memutar. Sedamgkan percabangan kanan jalannya curam tapi jaraknya pendek. Rute dari pihak engelola adalah jalur kiri sebagai jalan masuk, sedangkan jalur kanan sebagai jalan pulang. Selama perjalana ke Kedung Tumpang dari pengelola telah disediakan dibantu dengan tali-tali pengaman, jadi lumayan aman. Disepanjang perjalanan ada yang menuju kearah Gua Ngrinci, dan bisa melihat deretan Pantai Lumbung dan Pantai Blabak. Pantai Blabak memiliki kontur yang mirip dengan Pantai Lumbung. Garis pantainya sempit dan backgroundnya langsung tebing. Ombaknya juga cukup besar. Kalau lagi pasang maksimal, pantai ini bisa tertutup air sepenuhnya. Untuk rute pulang anda bisa menjumpai tempat-tempat menarik di sekitar Kedung Tumpang seperti Pantai Salapan dan Jurug Wangi. 

Untuk rute perjalanan ke Kedung Tumpang : 
Dari kota Tulungagung ikuti petunjuk ke Blitar, sampai di pertigaan Ngunut belok kanan mentok ketemu pertigaan lampu merah belok kiri sekitar 20meteran ketemu pertigaan pertama belok kanan mentok ketemu pertigaan belok kanan mentok belok kiri mentok ketemu pos jaga belok kanan sekitar 1kiloan ketemu pertigaan pertama belok kiri. Dari sini jalan mulai menanjak dan berkelok kelok yang mana tempat ini di kenal dengan sebutan Bukit Luk Songo (bukit kelok sembilan). Lepas dari bukit luk songo ikuti jalan hingga pasar Puser. Setelah Pasar Puser ketemu pertigaan ambil lurus mengikuti petunjuk ke pantai Molang. Dari sini tinggal mengikuti jalan utama hingga masuk desa Pucanglaban dan di ujung desa Pucanglaban terdapat pertigaan Pos Portal. Di pertigaan ini sudah dipasang papan petunjuk ke Pantai Kedung Tumpang yaitu belok kanan dimana kondisi jalan sudah berubah menjadi makadam ( tanah berbatu). Sekitar 1kiloan ketemu pertigaan belok kiri mentok dan sampai di tempat parkir. Dari tempat parkir tinggal jalan kaki menuruni bukit sekitar 30 menitan. “Secara administratif pantai Kedung Tumpang terletak di desa Pucanglaban kec. Pucanglaban Tulungagung”.
Demikian sedikit review/penjelasan singkat mengenai tempat wisata Kedung Tumpang di Tulungagung


arief-arsitek


Tautan media yang lain