home

Faktor Penting Yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja


Produktivitas adalah sesuatu yang sangat penting dalam dunia kerja, karena dimana seorang karyawan harus produktif dengan menghasilkan barang atau jasa sesuai dengan yang di harapkan dalam waktu yang singkat dan tepat.

Produktivitas juga dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor tertentu, diantaranya adalah :
1.Mental Karyawan, berupa :
    a.Motivasi Kerja
    b.Disiplin Kerja
    c.Etika kerja.

2.Pendidikan
Pada umumnya orang yang memiliki pendidikan yang lebih tinggi akan mempunyai wawasan dan pengetahuan yang lebih luas terutama penghayatan tentang pentingnya produktivitas untuk dapat mendorong pegawai yang melakukan tindakan yang produktif guna untuk mencapai target yang diharapkan.

3.Ketrampilan
Jika memiliki ketrampilan yang lebih , maka akan lebih mampu bekerja serta menggunakan fasilitas kerja dengan baik. Pegawai bisa lebih menjadi terampil apabila mempunyai Ability (Kecakapan/Kemampuan) yang cukup dan Experience (Pengalaman) yang lebih.

 

4.Manajemen
Pengertian manajemen ini berkaitan dengan sistem yang dikaitkan oleh pimpinan untuk mengelola ataupun memimpin serta mengendalikan staf/bawahannya. Apabila manajemennya tepat akan menimbulkan semangat yang lebih tinggi sehingga dapat mendorong pegawai untuk melakukan tindakan yang produktif. Selain itu manajeman juga penting peranannya dalam memilah dan mengondisikan sesuatu yang dianggap lebih penting untuk di lakukan.

5.Hubungan Industrial Pancasila
Dengan melakukan hubungan industrial pancasila, maka akan terwujud :
    a.Menciptakan ketenangan kerja dan memberikan motivasi kerja secara produktif sehingga produktifitas dapat meningkat.
    b.Menciptakan hubungan kerja yang serasi dinamis sehingga menumbuhkan partisipasi dalam usaha untuk meningkatkan produktivitas.
    c.Menciptakan harkat dan martabat pegawai sehingga mendorong untuk mewujudkan jiwa yang berdedikasi dalam upaya peningkatan produktivitas.

6.Tingkat Penghasilan
Apabila tingkat penghasilan memadai maka dapat menimbulkan konsentrasi kerja dan kemampuan yang dimiliki dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas kerja.

7.Jaminan Sosial
Jaminan sosial yang diberikan oleh suatu organisasi kepada pegawainya dimaksudkan untuk menigkatkan pengabdian dan semangat kerja pegawai. Apabila jaminan sosial pegawai mencukupi maka akan dapat menimbulkan kesenangan bekerja. Sehingga mendorong pemanfaatan kemampuan yang dimiliki untuk meningkatkan produktivitas kerja.

8.Lingkungan dan kondisi (iklim) kerja
Lingkungan dan kondisi kerja yang baik akan mendorong pegawai akan lebih senang bekerja dan meningkatkan rasa tanggung jawab untuk melakukan pekerjaan dengan lebih baik menuju kearah peningkatan produktivitas.

9.Sarana Produksi
Kualitas sarana produksi sangat berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas. Apabila sarana produksi yang digunakan tidak baik kadang-kadang dapat menimbulkan pemborosan bahan yang dipakai. Jadi semakin baik saran produksi yang ada maka akan jauh lebih meningkatnya produktivitas.

10.Teknologi
Apabila teknologi yang dipakai tepat maka akan memungkinkan :
    a.Tepat waktu dalam penyelesaian proses produksi.
    b.Jumlah produksi yang dihasilkan akan lebih banyak dan bermutu hasilnya.
    c.Memperkecil terjadinya pemborosan bahan sisa yang sudah digunakan.
Jadi, dengan memperhatikan hal tersebut maka, penerapan teknologi dapat mendukung peningkatan produktivitas yang tinggi.

11.Kesempatan untuk berprestasi
Pegawai atau karyawan yang bekerja tentu mengharapkan untuk peningkatan karir atau pengembangan potensi yang pribadi, yang nantinya akan bermanfaat baik untuk dirinya sendiri maupun bagi organisasi. Apabila terbuka kesempatan untuk berprestasi, maka akan menimbulkan psikologis untuk meningkatkan dedikasi serta pemanfaatan potensi yang dimiliki untuk meningkatkan produktivitas kerja.

 

Selain faktor diatas yang mempengaruhi produktivitas, ada lagi faktor utama yang menentukan produktivitas kerja, diantaranya ;
1.Sikap kerja : Kesediaan untuk bekerja secara kelompok maupun individu dan dapat menerima tambahan tugas yang di berikan.

2.Tingkat keterampilan yang ditentukan oleh pendidikan latihan dalam manajemen supervise serta keterampilan dalam teknik industri sendiri.

3.Hubungan tenaga kerja dan pimpinan organisasi yang tercermin dalam usaha bersama antara pimpinan organisasi dan tenaga kerja untuk meningkatkan produktivitas melalui lingkaran pengawasan mutu (Quality control circles).

4.Manajemen produktivitas : Manajemen yang efesien dan efektif mengenai sumber dan sistem kerja untuk mencapai peningkatan produktivitas.

5.Efesiensi tenaga kerja, seperti : perencanaan tenaga kerja dan tambahan tugas yang di berikan.

6.Kewiraswastaan, yang tercermin dalam pengambilan resiko, kreativitas dalam berusaha, dan berada dalam jalur yang benar dalam berusaha.

Dari beberapa faktor yang ada diatas maka dapat disimpulkan bahwa, setiap faktor dapat mempengaruhi produktivitas kerja secara langsung maupun tidak langsung. Dengan memperhatikan faktor yang sudah ada maka dengan demikian akan meningkatkan produktivitas kerja seorang karyawan atau pegawai  menjadi semakin tinggi.


arief-arsitek


Tautan media yang lain