home

Seputar Info Secondary Skin , Mempercantik Hunian dengan Lapisan Kedua


Secondary skin adalah lapisan kedua sebuah bangunan . setelah tembok ,jendela,skylight dan elemen lain . selain itu secondary skin juga berfungsi sebagai penahan sinar matahari dan juga untuk memperindah rumah .

Karena sebagai penghias penempatan  secondary skin tak selalu pada area terbuka seperti pintu , jendela , balkon ,dll. Namun secondary skin dapat di pasang di sekeliling dinding depan rumah dengan jarak terpendek sekitar 10cm.

Tata letak secondary skin
Berdasarkan fungsinya sebagai penahan sinar matahari , maka bagaimana peletakan secondary skin yang tepat ? tata letak secondary skin berdasarkan peruntukan . untuk menahan sinar matahari secondary skin bisa diletakkan di depan pintu , jendela , atau teras . berbeda jika penempatan secondary skin hanya sekedar untuk penghias rumah , penempatanya tidak harus anda letakkan di depan bukaan , tetapi anda bisa memasangnya di mana saja asalkan sesuai dengan ruang dan konsep bangunan .

Nah, berikut ini adalah beberapa tips yang bisa anda gunakan juka anda ingin memasang secondary skin pada rumah anda:

•Kenali arah hadap rumah anda , jika rumah anda menghadap ke barat pemasangan secondary skin menjadi dominan , jika rumah anda menghadap ke arah timur pemasangan secondary skin tidak penuh atau hanya sebagai aksen saja .
 
•Hitunglah luasan area yang akan anda pasang secondary skin jika ingin menambahkan lampu sorot . penempatan dapat di atap , tanah di halaman , maupun menempel pada rangka secondary skin .

•Pemasangan material pada bidang yang miring bisa di sesuaikan dengan sudut pandang orang menuju ke jalan kemiringan boleh saja 30ᵒ, 45ᵒ, 60ᵒ, asalkan memenuhi kebutuhan tadi . kemiringan juga berperan sebagai celah untuk aliran udara .

Sumber : majalah IDEA ,ragam aplikasi fasad dan secondary skin

Dinda A. Ramadhani
PT. Arief Arsitek
Greenwood Golf III / 40 Malang
0341-6102999 / 9795999
www.arief-arsitek.com
malang.corner@outlook.com
dindawalia@gmail.com


arief-arsitek


Tautan media yang lain