home

Tiger Stone - Si Mesin Ajaib Pemasang Trotoar dari Negeri Kincir Angin


Bukan bangsa Belanda namanya kalau tidak ada penemuan-penemuan baru yang mampu mencengangkan mata dunia. Selain fenomenal dengan sistem poldernya, ternyata Belanda juga mengembangkan inovasi lain yang tak kalah menghebohkan. Adalah Henk van Kuijk seorang berkebangsaan Belanda yang merupakan inovator yang berhasil menemukan mesin pemasang trotoar (paving) secara instan. Henk adalah seorang direktur sebuah perusahaan industri Belanda, Vanku.

Mesin canggih tersebut lantas disebut dengan tiger stone . Dengan menggunakan mesin ini mampu mengurangi beban pekerja hingga 80%. Mesin ini didesain dengan menggunakan tenaga listrik sebagai mekanis motoriknya, sehingga tidak berisik, lebih ramah lingkungan, dan efisien. Cara penggunaan mesin ini juga sangat mudah, tinggal memasukkan paving ke dalam mesin sambil ditata sesuai dengan pola yangg diinginkan, kemudian mesin yang dirancang dengansistem berbasis gravitasi ini akan merekatkan paving dan mengeluarkannya seperti karpet. Dalam sekali proses, mesin ini mampu membuat trotoar secara instan hingga jarak 400 meter dalam setiap harinya. Hal ini sangat berbeda jauh ketika hanya dikerjakan secara manual yang hanya mampu mencapai 75 hingga 100 meter dalam setiap harinya. Sungguh menakjubkan bukan penemuan yang satu ini? Meskipun mesin ini sangat canggih namun dalam hal pengoperasiannya masih memerlukan 3 atau 4 orang tenaga manusia untuk memasukkan dan menata paving-paving yang akan dipasang.

Berikut adalah langkah kerja Tiger Stone:

1. Memasukkan batu bata dengan menggunakan foklift.

2. Penataan atau penyusunan paving oleh para pekerja sesuai dengan pola yang diinginkan.

3. Pengoperasian mesin dengan menggunakan remote control sehingga tidak mengganggu jalannya pekerjaan penyusunan paving.

4. Alat ini memastikan pemasangan paving block dengan tepat dan presisi, besi yang berada pada output alat ini membuat hasil output paving menjadi rata dan rapi.

5. Pekerjaan terakhir, yakni pemadatan, bertujuan agar paving yang telah terpasang menjadi semakin melekat dengan tanah dasar, yang menjadikan paving tidak mudah terlepas dan tidak mengakibatkan jalan menjadi bergelombang.

6.  Hasil akhir dari pemasangan paving( pavingisasi) dengan menggunakan Tiger Stone ini.

Teknologi tiger stone ini diperkenalkan di Belanda sejak tahun 2010 silam dan pernah dinominasikan dalam penghargaan Herman Wijffels Innovation Award 2010. Banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang pelayanan jasa konstruksi yang menyambut baik penemuan ini. Selain dinilai hemat, efisien, ternyata dengan menggunakan mesin ini mampu membantu penyelesaian pekerjaan tepat pada waktunya dan hasilnya pun jauh lebih rapi. Well, sudah tidak diragukan lagi kalau negeri Belanda adalah gudangnya para inovator dan negeri pionir sepanjang masa yang akan tercatat dalam sejarah.

Septian Raditya
malangcorner


arief-arsitek


Tautan media yang lain