home

Tips Cara Mengatasi Masalah Umum Keramik


Beberapa masalah sering muncul pada keramik yang sudah terpasang . kasus lepasnya keramik yang paling sering terjadi. Penyebab utamanya adalah cara pemasngan yang kurang tepat.

Popping , adalah terbongkar atau lepasnya keramik dari lantai, masalah ini tidk hanya ditenui pada keramik saja namun pada pemsangan granit, marmer,dan penutup lantai lainnya. Popping biasanya terjadi pada pemasangan keramik dengan cara konvesional yaitu dengan menggunakan campuran semen dan pasir biasa , dimana kekuatan daya ikat tidak terlalu kuat dan tidak ada fleksibilitas. Hal ini mudah terjadi pada lantai loteng beton bertulang dan pada lantai ruangan yang berukuran luas. Kasus popping sering terjadi karena terdapat perbedaan faktor muai dan susut. Selain faktor muai dan susut akibat perbedaan suhu terdapat pula faktor penyebab popping yang lain diantaranya sebagai berikut:

-Gerakan Bangunan
Gerakan bangunan menyebabkan ikatan antara keramik dan bidang aplikasinya menglami tegangan , semen yang tidak memiliki fleksibilitas dan daya ekat yang kurang baik menyebabkan keramik mudah terlepas.

-Udara yang terperangkap
Pemasangan keramik secara konvesional biasanya sangat memungkinkan terjadinya udara yang terjebak, dengan seiring berjalannya waktu udara yang terjebak tersebut menimbulkan tekanan dan dapat melepaskan keramik.

Salah satu solusi agar keramik tidak mudah lepas adalah menggunakan Tile Adhesive atau lem keramik. Berikut ada beberapa tips menggunakan lem keramik :

1.Pemilihan jenis Adhesive
-Perhatikan jenis substratnya (screed,kayu,dll)
-Perhatikan kebutuhan arealnya (basah/kering,high traffic / low traffic , dst)

2.Pada keramik
-Keramik tidak direndam

3.Pada substrat (bidang aplikasi)
-Biasanya merupakan adukan semen pasir, pastikan semua permukaannya sudah rata dan sesuai dengan level yang diinginkan.
-Pastikan umur substrat sudah kering (min 7 hari)
-Pastikan kebersihannya , bebas dari minya atau bahan yang dapat mengurangi perekatan

4.Adukan/ mortar “tile adhesive”
-Campur “tile adhesive dengan dengan air atau cairan yang sudah disediakan dengan perbandingan yang tepat sesuai anjuran pabrik.
-Aduk dengan merata, diamkan selama 5 menit agar adukan yang mengandung polymer dapat bekerja dengan baik.

5.Pada waktu pemasangan keramik
-Gunakan trowel untuk hasil terbaik.
-Adukan Tile Adhesive ditebarkan pada substrat . dan perhatikan waktu antara saat ditebar dan waktu keramik dipasang (open time)

Sumber : majalah dua bulanan Griya Asri : Smart Living

Dinda A. Ramadhani
PT. Arief Arsitek
Greenwood Golf III / 40 Malang
0341-6102999 / 9795999
www.arief-arsitek.com
malang.corner@outlook.com
dindawalia@gmail.com 


arief-arsitek


Tautan media yang lain