home

Tips untuk memulai berbisnis bagi calon pengusaha


Anda ingin berbisnis tapi bingung dengan apa yang harus disiapkan ? jawabanya adalah anda perlu membuat perencaaan bisnis atau bisa dibilang dengan business plan. Business plan ( perencanaan bisnis ) berisi tentang rencana rencana mengenai tujuan bisnis anda dan juga berisikan tentang bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut. Mengembangkan sebuah perencanaan bisnis atau business plan sangat penting bagi anda calon pengusaha untuk mengamankan modal awal dan dalam mengarahkan perusahaan setelah didirikan.

Peran Business plan untuk membantu menentukan akan menjadi seperti apa perusahaan itu nantinyaselain itu juga mengarahkan ke area mana persaingan yang akan diambil, serta memperhitungkan nilai jual unik yang diharapkan akan membawa keberhasilan dan kesuksessan. Selain itu, rencana tersebut harus memberikan perkiraan biaya awal juga.

Tentu hal ini bisa menjadi tantangan bagi anda calon pengusaha yang masih mau memulainya. Namun, membuat perkiraan biaya serealistis mungkin dan menyediakan beberapa macam perkiraan penjualan akan membantu meyakinkan pemberi pinjaman atau modal bahwa anda layak dan akan memiliki kesempatan yang kuat untuk sukses.
Berikut ada beberapa komponen yang bisa dibilang penting bagi anda calon pengusaha, diantaranya :

1.Penentuan Bisnis


Disini yang dimaksudkan adalah bisnis apa yang akan anda naungi dan jalankan. Tulis beberapa produk atau potensi apa yang akan anda buat dan lakukan untuk sekarang dan kedepannya. Dan juga berikan beberapa informasi peluang pasarnya serta perkembangan produk untuk bisa bertahan dan menyesuaikan dengan pasar yang ada.

2.Strategi Pemasaran


Pemasaran juga memerlukan sebuah strategi sendiri, strategi pemasaran bisa di buat setelah mendapatkan informasi peluang pasarnya. Setelah itu lakukan analisa pasar, analisa pasar adalah kekuatan yang harus anda gunakan untuk menciptakan target pembeli, anda harus memahami seluruh aspek yang berkaitan dengan pasar sehingga target penjualan dapat ditentukan (kemana produk anda akan dipasarkan dan memberikan keuntungan bagi anda). Dari analisa pasar itu sendiri anda sudah bisa membuat strategi pemasaran anda sendiri.

3.Analisa Pesaing


Selain analisa pasar, kita juga perlu menganalisa pesaing guna untuk mengetahui kuat dan lemahnya pesaing anda dalam satu pasar yang sama. Setelah menemukan kekuatannya, kemudian anda mencari bagaimana strategi untuk memasarkan produk dengan cara yang berbeda dengan pesaing anda. Anda juga harus mencari strategi untuk menghalangi pesaing masuk dan meniru strategi yang sama dengan anda.
Demikian juga dengan kelemahan yang ditemukan, dapat dieksploitasi dengan mengembangkan produk yang lebih baik dari pesaing anda.Inilah yang dinamakan dengan analisa pesaing.

4.Perencanaan Desain dan Pengembangan


Perencanaan Desain dan Pengembangan perlu diperhatikan baik baik, karena ini semua adalah dimana tahap perencanaan produk, grafik pengembangan dalam konteks produksi dan penjualan. Selain itu ini juga berguna untuk membuat rencana anggaran biaya produksi yang sesuai dengan kebutuhan.

5.Rencana Operasional dan Manajemen


Langkah ini dibuat untuk menjelaskan bagaimana usaha akan berjalan dan berkelanjutan kedepannya. Rencana operasional akan berfokus pada kebutuhan logistik perusahaan, misalnya bermacam tugas dan tanggung jawab tim manajemen, bagaimana prosedur penugasan antar divisi dalam perusahaan serta kebutuhan anggaran dan pengeluaran yang berkaitan dengan operasional perusahaan.

6.Pembiayaan


Faktor penting dari berbagai faktor yang ada ialah pembiayaan. Perhatikan dari mana sumber dana berasal, bagaimana untuk mengatur anggaran agar efisien namun tetap dapat untuk mengoperasikan seluruh divisi dalam perusahaan agar berjalan lancar.

7.Kesimpulan

 

Nah ini adalah merupakan terpentingya, kenapa ? karena ini adalah langkah terakhir yang  disusun untuk menemukan kesimpulan dari seluruh kerangka business plan. Anda dapat menampilkan jadwal waktu tiap komponen diatas akan dilakukan, perkiraan waktunya dan hal-hal penting lainnya yang akan mendukung segala aktifitas dalam memulai usaha.

Dengan melalui business plan yang mantap, akan memberi sendiri jaminan yang lebih tentang keseriusan dari pengelola bisnis yang bersangkutan. Business plan juga merupakan cara Anda untuk meyakinkan pihak investor atau pemberi dana hibah atau modal untuk usaha yang akan Anda buat. Business plan yang baik akan mengandung isian yang jelas dan mudah dipahami apa sebenarnya yang menjadi maksud tujuan, upaya-upaya, gambaran target, strategi dan sebagainya. Baca juga Faktor Penting Yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja.


arief-arsitek


Tautan media yang lain