home

Tips Untuk Menekuni Bisnis Properti Perumahan


Permintaan pasar perumahan di Indonesia saat ini Melebihi 700 ribu unit pertahun dan pasar perumahan di Indonesia akan justru membaik, dengan berbagai variasi produk dari para developer dan masih adanya berbagai program dari pemerintah dan Institusi lain. Beberapa 
hal yang harus dilakukan untuk mencoba menjalankan bisnis ini antara lain: 

•Mempersiapkan modal, yaitu uang (pribadi atau diperoleh dalam bentuk hutang/ pinjaman dan mental (akal sehat, kejujuran, keberanian). 
•Pembelian tanah (lokasi, peruntukan, harga, legalitas/status tanah, keamanan, kenyamanan.
•Ketersediaan material bangunan.
•Time schedul proyek (jangka waktu pengerjaan pembangunan yang ditetapkan).
•Tim kerja yang solid.
•Pengelolaan manajemen dan arus kas.  
•Memperkirakan berapa besar keuntungan dan kebutuhan biaya yang harus dikeluarkan. 

Yang saat ini terjadi bahwa permintaan perumahan yang diminati masyarakat ialah lokasi dan harga perumahan yang terjangkau dimana kadang permintaan untuk desain perumahan sendiri tidak terlalu rumit namun nyaman dan cukup ditinggali oleh seluruh anggota keluarga. Peluang usaha tersebut  dapat menjadi acuan pengembang perumahan di suatu daerah untuk meluncurkan beberapa unit rumah sederhana dan bersubsidi untuk meringankan beban masyarakat kecil. Di samping itu melakukan analisis kesempatan pasar karena kebutuhan perumahan yang tinggi tiap tahun, kemudian melakukan pemilihan pasar sasaran seperti mengukur dan memperkirakan permintaan dan segmentasi pasar, pemilihan pasar sasaran dan penentuan posisis pasar, dan mengembangkan bauran pemasaran.

menentukan penetapan harga juga tidak kalah pentingnya saat membangun suata usaha perumahan dimana langkah ini bertujuan untuk meningkatkan volume penjualan perumahan guna mendapatkan keuntungan yang maksimal dan dapat bersaing dengan perusahaan lain dengan produk berkualitas. contoh penetapan harga dari kondisi yang dijelaskan pada masyarakat saat ini seperti menyediakan harga yang terjangkau dengan program subsidi dan kredit perumahan rakyat atau KPR (seperti menyertakan fotocopi KTP, KK, slip gaji dan lain-lain). Setelah semua hal tersebut barulah langkah selanjutnya adalah mengiklankan dan mempromosikan dengan media cetak seperti brosur atau selebaran, media ruang publik seperti poster, spanduk, baliho. media internet dan juga melalui pameran perumahan. 

oleh:Akhbar
Malangcorner


arief-arsitek


Tautan media yang lain