home

Tips Untuk Merawat Kayu


Melindungi dan memelihara kayu bisa dilakukan dengan sekedar mengelap saja. Namun bisa juga ditambahkan zat khusus dengan tujuan untuk menonjolkan tekstur dan serat kayu. Hal ini kemudian dikenal dengan pengecatan atau finishing. Namun ternyata masih banyak yang belum memahami efek pengecatan dan konsekuensinya. Apalagi dengan kemajuan teknologi sekarang ini bisa dijumpai berbagai pilihan untuk mengecat kayu

1.    Menampilkan serat kayu
Teknik ini justru ingin menonjolkan tampilan serat kayu yang sudah ada sehingga menambah nilai estetis kayu. Biasanya teknik ini diterapan untuk jenis kayu yang memiliki jenis serat bagus. Seperti, kamper dan jati. Teknik ini memerlukan jenis cat transparan.

2.    Menutup atau mengganti tampilan serat kayu
Teknik ini dilakukan untuk corak kayu yang biasa atau cenderung kurang menarik. Anda dapat mengganti tampilan serat misalnya serat mahoni menjadi jati belanda.
Dengan kemajuan teknologi, penampilan kayu kini  bisa diganti dengan warna solid, juga bisa menampilkan kesan material jenis lain seperti marmer, besi tempa, tembaga,efek mutiara dsb.
Ada beberapa teknik pengecatan dengan warna trasparan untuk lebih menonjolkan tampilan serat kayu yaitu dengan:

A.Transparent color
Dapat membuat warna serat kayu lebih natural, karena warna finishing-nya transparan. Cocok untuk anda yang ingin melindungi dan menonjolkan serat tanpa mengubah tampilan serat yang sudah ada.

B.Semi-transparent color
Terbuat dari pigmen warna ceria. Cocok untuk furnitur interior yang terbuat dari kayu berwarna muda dengan corak menarik dengan permukaan yang cukup kasar, seperti sungkai dan oak. Dan menjadikan tampilan kayu lebih berkesan modern.

C.Natural finish
Benar-benar menampilkan kayu apa adanya, tanpa warna tambahan. Biasanya finishing ini memanfaatkan wax furnitur yang memiliki kandungan anti jamur sehingga dapat membuat kayu lebih awet. Finishing jenis ini cocok untuk interior saja.

D.Antique finish
Antique finish adalah cara untuk menampilkan serat kayu lebih kuat dan berkesan antik. Kesan antik tersebut ditampilkan dengan teknik disstressing. Dengan teknik itu dapat diciptakan kesan tua, lapuk, kusam, tergores, ternodai sesuatu, dan gelap terang yang tidak rata.

Sumber : majalah serial rumah arsitektur

Diyan musafia
PT. Arief Arsitek
Greenwood Golf III / 40 Malang
0341-6102999 / 9795999
www.arief-arsitek.com
malang.corner@outlook.com


arief-arsitek


Tautan media yang lain