home

Waspadai perkembangan teknologi pada anak


Perkembangan teknologi memang sangat pesat berkembang dari tahun ke tahun. Baik itu tekonolgi dalam bidang pendidikan,komunikasi maupun sampai lingkungan, apa lagi di era sekarang ini sudah banyak teknologi – teknologi yang sudah di kembangkan sebagian besar utuk mempermudah pekerjaan manusia maupun menggantikan peran manusia. Bahkan anak – anak pada usia dini sudah banyak yang menggunaknnya, contoh kecil saja penggunaan handphone sendiri. Masa anak anak anak adalah masa dimana untuk mencari jati diri dan menyesuaikan terhadap lingkungan sekitar. Banyak orang tua yang merasa bangga apabila anaknya unggul dan piawai dalam mengoperasikan teknologi khusunya. Ini jelas pemahaman yang salah untuk orang tua, karena sebetulnya orang tua berperan penting untuk masa berkembangnya dan masa depan mereka. Anak ibarat kertas putih yang masih kosong dan orang tua adalah pensil warnanya. Oleh sebab itu dibutuhkan kehati-hatian dalam mengolah kertas kosong tersebut agar tidak di kotori oleh gambar serta pemahaman yang salah kedepannya.

 Di bawah ini ada beberapa dampak teknologi terhadap perkembangan anak , di antaranya adalah :

1.Anti Sosial


Anti sosial adalah suatu sikap yang melawan kebiasaan masyarakat dan kepentingan umum. Anti sosial juga merupakan sifat yang seharusnya tidak ada pada diri seseorang apalagi dimiliki oleh seorang anak. Apalagi di era teknologi yang terus berkembang seperti ini, Kehadiran teknologi membuat mereka menjauhi pergaulan secara langsung dan hal ini akan memberi peluang terhadap gejala gangguan kepribadian sifat anti sosial akan tumbuh dan terus untuk berkembang.

2.Perilaku Konsumtif


Perilaku konsumtif adalah gaya hidup mewah yang tidak mempertimbangkan efek-efek dari perilaku tersebut. Perilaku hidup konsumtif bahkan sangat merugikan individu dalam tarap personal, walaupun perilaku konsumtif tidak masuk dalam ketegori gangguan perilaku.Dengan teknologi yang berkembang pesat dengan tambahan fitur-fitur yang semakin canggih, membuat anak selalu menuntut pembaruan gadget dan tidak pernah puas akan gadget yang di milikinya.

3.Antipati Lingkungan


Antipati adalah rasa ketidaksukaan untuk sesuatu atau seseorang, kebalikan dari sifat simpati sendiri. Antipati dapat dirangsang oleh pengalaman sebelumnya, kadang-kadang timbul tanpa adanya penjelasan sebab-akibat yang rasional untuk individu yang terlibat. Kurang berinteraksi dengan alam membuat anak tidak sadar lingkungan. Padahal mereka adalah generasi yang harus melestarikan alam dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia, apalagi eksploitasi alam semakin merajalela.

4.Kurang Empati
melakukan sesuatu kepada orang lain, dengan menggunakan cara berpikir dari orang lain tersebut, yang menurut orang lain itu menyenangkan, yang menurut orang lain itu benar.Tapi dengan Teknologi yang terus berkembang ditakutkan nantinya bisa membuat anak jarang mengolah perasaan nya terhadap kesulitan orang lain. Hal ini tentu akan melahirkan sebuah pribadi yang angkuh dan sombong.

5.Krisis akhlak dan moral
Dengan kecanggihan teknologi sendiri ditakutkan akan membuat anak bisa mengakses apa saja termasuk pornografi dan berita kriminal yang akan menjadi acuan tindakan kriminal sebagai solusi pemecahan masalah. Ini di sebabkan proses 'meniru' pada anak di bawah umur kususnya yang sangat tinggi. 

Memang dengan adanya teknologi kita dapat banyak merasakan banyak sekali manfaatnya tapi,ada dampak buruk nya juga yang begitu besar jika kita biarkan yang tidak bisa kita rasakan sekarang. Namun seiring dengan perkembangan yang ada, mereka mulai membentuk pola tingkah laku negatif yang jika di telusuri bersumber dari masalah ini. Penting nya perhatian para orang tua ke arah ini untuk lebih bijaksana dalam menentukan batasan-batasan 'apa yang boleh', 'apa yang tidak boleh' dan 'diperbolehkan dengan syarat'. Masa depan generasi penerus bangsa ini bergantung pada para orang tua yang cerdas dan bijaksana serta peduli masa depan anak bangsa sendiri.


arief-arsitek


Tautan media yang lain